Belum Apa-apa All New Honda PCX lokal Sudah Ada Saja Penyakitnya

Pcx Indonesia

Bosen ya sobatku, tiap hari bahas All New Honda PCX 150 versi Indonesia. Namanya juga hot item, jadi sabar ya buat sobatku yang minta motor lain untuk di bahas.

Kalau di hitung-hitung memang All New Honda PCX 150 sudah hampir 2 bulan di perkenalkan. Tapi kalau di hitung dari saat distribusi dan penerimaan ke konsumen maka masih dalam hitungan hari. Selama ini kita di suguhi berita dan ulasan-ulasan tentang review All New Honda PCX 150 dari media maupun para blogger dan vlogger. Sebagian besar atau bahkan boleh di bilang semuanya bercerita yang indah-indah tentang primadona baru di kelas big matic 150cc ini. Yang super nyaman lah, yang handlingya bagus, build quality jempolan, tampilan mewah dan nggak pasaran kayak tetangga, dan lain-lain yang bagus-bagus. Nggak ada yang bercerita tentang kelemahan yang di miliki oleh All New Honda PCX 150.

Ya wajar sih, namanya juga produk baru. Meski sebenarya bukanlah produk yang benar-benar baru. Jadi memang sulit untuk mengetahui kelemahan atau problem yang terjadi pada All New Honda PCX 150 ini. Terus apa saja keluhan-keluhan konsumen yang Omudin maksud? Yang pertama tentu saja karena All New Honda PCX 150 ini baru di distribusikan pada pertengahan bulan ini, banyak konsumen yang mengeluh akan lamanya penantian akan datangnya sang motor idaman. Untuk kasus ini Omudin hanya bisa bilang sabarrr.. All New PCX nya masih di jalan.

Yang kedua, kali ini kasusnya bisa di bilang agak serius. Seperti yang di keluhkan oleh Om Bengbeng Setiawan di grup FB Honda PCX Indonesia. All New Honda PCX 150 yang baru dipinang bersuara ngorok dan bergetar di area CVT persis seperti yang sering di alami oleh Honda Vario 150. sampai-sampai Om Bengbeng berkata “apa PCX ini cuma Vario ganti baju aja ya”.

Tanggapan pun bermunculan, dari yang cemas kalau memang hal itu benar-benar jadi penyakit bawaan PCX lokal. Sampai yang secara halus menyindir Om Bengbeng melakukan black campaign. Tapi ada pula yang berfikiran positif dan coba memberi saran, seperti Om Enrico yang berkata bahwa masalah ini juga terjadi di Honda PCX 150 CBU. Solusinya ganti kampas ganda relining + mangkok ganda + rumah roller + kipas pake kipas custom. Sedang Om Suryadi memberi solusi untuk mengatasi getar di tarikan awal, ganti per sentri punya beat ataupunya vario tecno 110. Bisa juga dengan cara ganti kampas relining.

Mulai rame, Om Bengbeng pun bercerita lebih jelas. Apa yang Om Bengbeng rasakan itu disaat motor All New PCX 150 miliknya yang masih berstatus inreyen dipakai nanjak dengan kecepatan pelan dengan beban 2 orang dewasa dan 2 anak-anak. Mungkin bebanya ada lah ya 150kg. Suara ngorok danCVT getar itu hanya di rasakan dalam keadaan seperti tadi. Sedang untuk keadaan lain waktu di pakai riding, Om Bengbeng merasa sangat puas. Selengkapnya cek foto di bawah.

Nggak boleh suudzon ya sobatku. Mungkin apa yang Om Bengbeng rasakan itu karna gesekan dari part-part All New Honda PCX 150 nya masih dalam masa penyesuian maklum inreyen. Tapi sudah di paksa untuk bekerja keras. Kita nggak boleh beranggapan bahwa semua All New Honda PCX 150 seperti itu dulu ya. Cacat satu unit belum tentu cacat semua. Bukan berarti All New PCX 150 ini tanpa cela, tapi untuk penyakit yang memang bawaan dari All New PCX 150 kita msih perlu waktu dan lebih banyak lagi testimoni dari user.

Biar adem nih Omudin kasih quote yang bagus dari mastah otomotif Indonesia,,

Menurutmu?

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*