Tidak Benar Merokok Sambil Berkendara Itu Berbahaya

Sore sobatku,

Apakah benar kalau merokok sambil berkendara itu berbahaya? Ada yang pro dan ada pula yang kontra atau tidak setuju. Sebenarnya sudah lama hal ini di bahas dan di kampanyekan pula oleh Ditlantas Polri dan beberapa pabrikan sepeda motor di tanah air, dalihnya adalah

merokok sambil berkendara itu berbahaya karena abu dan bara dari rokok bisa mengenai pengguna jalan yg lain.

Tapi apa benar begitu? Omudin sih agak tidak setuju ya dengan kalimat itu.

Sebagai seorang perokok berat, Omudin juga pernah merokok sambil berkendara. Terutama saat perjalanan jauh dan saat mata agak mengantuk biar mata melek ya ngerokok. Selama ini juga aman-aman saja. Toh tidak ada rambu larangan merokok di jalan, kecuali di pom bensin. Merokok di jalan juga tidak menimbulkan kebakaran karna percikan api seperti kalau sedang mengisi bahan bakar. Dan kalaupun memang rokok itu berbahaya kan yang kena efek rokok itu si perokok sendiri bukan orang lain.

Jadi intinya Omudin pribadi tidak setuju dengan kalimat “merokok sambil berkendara itu berbahaya”. Alangkah baiknya dan lebih tepat mungkin kalimat itu di ganti saja dengan “merokok sambil berkendara itu membahayakan dan berbahaya”. Ya, bagi Omudin memang membahayakan apabila kita merokok sambil berkendara. Jadi bagi Omudin yang lebih benar atau tepat adalah kalimat yang kedua.

kasihan mbak cantik nya terkulai lemas habis kena bara rokok di matanya

Abu dan bara dari rokok yang sedang dihisap ketika berkendara tentu saja bisa terbang kemana-mana, apalagi di tambah tiupan angin bara dan abu rokok bisa sangat membahayakan pengguna jalan lain di sekitar perokok itu. Bisa kena mata seperti foto di atas, bisa bikin kelilipan. Ya kalau kelilipan abu, kalau bara kan bahaya banget. Bisa menimbulkan kecelakaan juga.

Atau dalam kasus ringan, bara rokok yang terbang itu bisa saja kena kulit, baju atau jaket dari pengendara yang lain. Coba bayangkan sobatku baru beli jaket mahal-mahal eh di jalan jadi bolong karena kena bara rokok orang lain. Kesel nggak kira-kira?

Merokok ketika berkendara memang tidak melanggar hukum, tapi akan lebih baik jika kita juga menghormati pengguna jalan lain. Mungkin bisa merokok ya di saat jalan sedang sepi dan kecepatan kendaraan di bawah 30kmpj. Atau lebih baik seperti anjuran Om Chandra di atas, berhenti dulu sambil ngopi kan ngerokoknya lebih nikmat sobat.

Menurutmu?

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*