Upping Price Ternyata Juga Terjadi Di Honda All New PCX 150

Euforia Honda All New PCX 150 saat ini memang begitu besar ya sobatku. Bisa di bilang wajar, mengingat Honda All New PCX 150 memang merupakan produk yang sudah lama di tunggu-tunggu sejak lama. Terutama oleh para Honda lovers. Sejak Yamaha memperkenalkan NMax 155 yang merupakan produk pertama Big matic yang di produksi di tanah air. Sehingga Yamaha bisa menjual Yamaha NMax 155 dengan harga yg jauh di bawah Honda PCX 150 tapi dengan fitur-fitur yang lebih bagus.

Moncernya penjualan dan lebih advance nya fitur-fitur dari Yamaha NMax 155 di akui atau tidak banyak menggoyahkan hati para loyalis Honda. Kabar akan di produksinya Honda PCX 150 di Indonesia lah yang membuat mereka masih bisa bertahan dari segala godaan NMax 155. Dan saat Honda benar-benar memproduksi Honda PCX 150 di Indonesia, boomm… Berbondong-bondong lah para loyalis Honda memburunya.

Banyaknya orang yang memburu All New Honda PCX 150 ini ternyata dimanfaatkan oleh segelintir oknum sales nakal untuk mencari keuntungan pribadi. Sebenarnya selama ini sales Honda terhitung bersih dari permainan nakal ini. Justru sales merk tetangga lah yg terkenal telah berurat berakar dalam praktik Upping atau menaikkan harga jual.

Diatas merupakan screenshot dari calon konsumen All New Honda PCX 150 dari cirebon. Sang konsumen merasa keberatan dan merasa janggal dengan adanya biaya tambahan sebesar 1,5 juta rupiah yang di patok oleh sales. Konsumen tersebut pun memposting screenshot percakapan dengan sales itu di grup All New Honda PCX 150 Indonesia, untuk mendapatkan info dan saran dari konsumen lain apakah konsumen lain ada yang mengalami hal serupa.

Warganet pun banyak yang bereaksi negatif. Banyak yang berkomentar supaya langsung di laporin ke Honda pusat agar si sales dan pihak dealer yang melakukan praktik upping price seperti ini dapat teguran sehingga kapok dan tak melakukan hal-hal yang merugikan konsumen lagi.

Praktik seperti ini kebanyakan merupakan inisiatif dari sales sendiri, demi keuntungan pribadi. Menurut Omudin sih nggak mungkin lah praktik Upping Price ini kebijakan dari atasannya. Karena praktik seperti ini bisa membuat calon konsumen potensial mengurungkan niatnya untuk meminang motor dari dealer tersebut atau yang lebih parah berpindah haluan ke merk lain.

Saran Omudin, bila sobatku menemui praktek seperti ini langsung laporin saja ke manager dealer tersebut. Atau sobatku juga bisa melaporkan kasus seperti ini langsung ke Honda Customer Care. Tentu dengan menyertakan bukti yang cukup.

Menurutmu?